Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kesehatan dan gizi yang diberikan dengan baik akan berdampak pada masa depan anak. Mengingat pentingnya hal tersebut, Panitia Diklat PAUD Berjenjang Tingkat Dasar Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IPMAFA Pati merasa perlu untuk mamasukkan materi kesehatan dan gizi anak kepada peserta diklat yang diikuti 268 mahasiwa dan guru PAUD.

Dalam kesempatan tersebut, dokter-dokter dari Rumah Sakit Islam (RSI) Pati dan pakar gizi anak didatangkan untuk menjadi narasumber yang dibagi ke dalam empat kelas yang berbeda. Mereka memberikan materi tentang kesehatan dan gizi kepada guru, sebelum diajarkan kepada para murid.

Salah satu narasumber, dr Nur Iffah menuturkan, gizi anak akan berdampak bukan hanya  dalam jangka pendek, tetapi membekas sampai masa depan. Gizi yang kurang maupun buruk akan memengaruhi pertumbuhan fisik jangka panjang seorang anak dalam aspek perkembangan kognitif, kapasitas belajar, prestasi sekolah dan prestasi kerja di masa depan.

"Gizi dan anak perlu diperhatikan sejak dini. Sebab, kebutuhan gizi pada anak dalam masa pertumbuhan sangat menentukan masa depannya dari berbagai aspek. Pengetahuan semacam ini penting diberikan kepada guru PAUD, karena mereka yang mendidik anak," kata dr Nur Iffah.Karena itu, kesehatan dan gizi anak sangat penting diperhatikan oleh para orangtua, termasuk guru yang mengajarnya selama di bangku sekolah. Dengan dasar itu pula, memasukkan materi gizi kepada peserta diklat dasar yang diikuti para guru PAUD menjadi sebuah keharusan.Para peserta pun terlihat antusias mendengarkan penjelasan narasumber. Mereka juga aktif menanyakan berbagai hal tentang kesehatan dan gizi anak. Harapannya, informasi yang didapatkan peserta memiliki dampak nyata untuk keberlangsungan masa depan anak.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler