Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka menyaksikan beragam miniatur potensi Kabupaten Pati yang diarak di sepanjang jalan, dari potensi pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, hingga perhotelan. Sejumlah ornamen seni dan budaya juga tak luput dari pandangan.

Tak ketinggalan, Kodim 0718/Pati menampilkan miniatur tank jenis Leopard yang menjadi kebanggaan anggota TNI AD. Kapal, ikan, sapi, hasil bumi, dua kelinci, garuda, dan beragam potensi Pati lainnya mewarnai suasana karnaval.

Begitu juga nuansa kolosal terlihat di beberapa baris, dari gapura, kereta kencana, kereta berkuda, istana, sampai ornamen semacam patung buta atau raksasa. Berbagai simbol kebanggaan Pati seperti Kuluk Kanigara dan Keris Rambut Pinutung juga ikut menghiasi suasana karnaval.

Bendera merah putih berkobar di sepanjang jalan dan lambang Garuda Pancasila sesekali tampak. Festival Pembangunan Noto Projo Mbangun Deso berhasil menyedot animo warga Pati.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, festival tersebut untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati dan HUT ke-72 RI. Festival Pembangunan menjadi simbol untuk membangun dan melejitkan potensi yang ada di Kabupaten Pati."Pati punya banyak potensi, dari pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, perhotelan, wisata, dan masih banyak lagi lainnya. Potensi itu yang ingin kami tunjukkan dalam festival pembangunan Noto Projo Mbangun Deso supaya masyarakat tahu," kata Haryanto.Sementara itu, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menambahkan, festival pembangunan menjadi salah satu promosi Pati. Kendati diakui tidak sebesar seperti di Jember dan Banyuwangi, tapi ke depan event serupa akan digeber untuk menarik minat wisatawan asing."Ini menjadi ajang promosi Pati. Ke depan, kita akan create untuk promo nasional agar nama Pati dan pembangunan yang ada bisa dilihat masyarakat luas. Ini sudah saatnya Pati maju seperti kota-kota besar lainnya," pungkas Arifin.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler