Musim Kemarau, Warga Sukolilo Pati Manfaatkan Sumber Mata Air Gua Wareh
Lismanto
Jumat, 15 September 2017 11:43:09
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Desa Kedumulyo Arif Setyo Handono menuturkan, sumber mata air Gua Wareh tidak hanya dimanfaatkan penduduk setempat, tetapi juga masyarakat desa lain. Bahkan, beberapa warga Cengkalsewu dan Kasian yang jaraknya cukup jauh juga datang ke sana untuk mencuci pakaian.
"Mata air Gua Wareh tidak pernah kering meski musim kemarau dan kekeringan. Makanya menjadi andalan warga untuk kebutuhan hidup sehari-hari, seperti mandi, air minum, mencuci, hingga pengairan pertanian," ujar Handono kepada MuriaNewsCom, Jumat (15/9/2017).
Sejauh ini, sedikitnya ada 500 kepala keluarga (KK) di Kedumulyo yang memanfaatkan sumber mata air Gua Wareh. Selebihnya, pemanfaatan air digunakan warga dari desa lain.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



