Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Makam tersebut berada di tanah aset milik desa, tepatnya di Dukuh Bontro. Antusiasme pengunjung yang datang membuat pemdes berencana mengembangkannya menjadi salah satu destinasi wisata religi.

"Makam ini sudah menjadi aset desa dan tidak ada pajaknya. Pemdes sepakat kawasan makam ini dimanfaatkan untuk kepentingan agama dan wisata religi," ujar Kepala Desa Tanjungsari, Rubai, Selasa (26/9/2017).

Dulu, kata Rubai, masyarakat menemukan batu bata ukuran 3x3 meter yang tertata seperti makam. Semula masyarakat tidak mengetahui benda aneh mirip petilasan tersebut.

Namun setelah ditelusuri, tumpukan batu bata kuno tersebut ternyata makam Ki Ageng Sentono, ulama besar murid Sunan Bonang yang ditugaskan di Dukuh Bontro untuk menyiarkan agama Islam.

Ahmad, pengelola makam menambahkan, Ki Ageng Sentono juga dikenal sebagai Sykeh Nurul Yaqin atau Sunan Kuwu. Beliau disebut sebagai keturunan Sunan Muria dan Roroyono, seorang putri Sunan Ngerang."Kalau ditarik silsilah ke atas, Ki Ageng Sentono juga keturunan dari Sunan Kalijaga dari pihak Sunan Muria dan keturunan Brawijaya melalui garis Ngerang," ungkap Ahmad.Dia menyebut, pengunjung yang berziarah di Makam Ki Ageng Sentono berasal dari berbagai daerah, seperti Pati, Kudus, Semarang, Surabaya, bahkan pengunjung luar Jawa.Tak sekadar wisata religi, pengunjung datang biasanya untuk berwasilah kepada Ki Ageng Sentono.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler