Makam Ki Ageng Sentono di Tanjungsari Pati Bikin Penasaran Peziarah Luar Daerah
Lismanto
Selasa, 26 September 2017 11:09:09
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Makam tersebut berada di tanah aset milik desa, tepatnya di Dukuh Bontro. Antusiasme pengunjung yang datang membuat pemdes berencana mengembangkannya menjadi salah satu destinasi wisata religi.
"Makam ini sudah menjadi aset desa dan tidak ada pajaknya. Pemdes sepakat kawasan makam ini dimanfaatkan untuk kepentingan agama dan wisata religi," ujar Kepala Desa Tanjungsari, Rubai, Selasa (26/9/2017).
Dulu, kata Rubai, masyarakat menemukan batu bata ukuran 3x3 meter yang tertata seperti makam. Semula masyarakat tidak mengetahui benda aneh mirip petilasan tersebut.
Namun setelah ditelusuri, tumpukan batu bata kuno tersebut ternyata makam Ki Ageng Sentono, ulama besar murid Sunan Bonang yang ditugaskan di Dukuh Bontro untuk menyiarkan agama Islam.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



