Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Pati Joko Leksono Widodo mengatakan, pengungkapan kasus HIV/AIDS di Pati sebetulnya sebuah kerja yang bagus.

Baca Juga: Ini Identitas Korban Tewas Viar VS Trailer di Terban Kudus

Menurut dia, kasus HIV/AIDS akan lebih berbahaya jika tidak bisa diungkap, karena pemerintah tidak akan bisa melakukan tindakan dan langkah antisipasi.

"Kalau tidak diungkap justru berbahaya. Malah bisa menular dengan cepat dan penderita tidak mendapatkan bantuan maupun pertolongan," kata Joko, Senin (2/10/2017).
Dia mencontohkan, sejumlah daerah di 35 kabupaten atau kota di Jawa Tengah memang ada yang memiliki angka HIV/AIDS rendah. Namun, itu tidak bisa jadi patokan bila daerah tersebut minim terdampak HIV/AIDS.Kondisi itu disebut ada dua kemungkinan. Pertama, warganya memang tidak terjangkit HIV/AIDS. Kedua, banyak penderita HIV/AIDS yang belum terungkap di permukaan sehingga justru lebih berbahaya.Karena itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada instansi terkait yang sudah aktif menemukan penderita HIV/AIDS baru di Pati. Dengan begitu, mereka akan mudah teridentifikasi sehingga mudah mendapatkan penanganan.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler