Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibatnya, satu orang pekerja tewas dan dua orang lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal dunia adalah Sarti (70), nenek asal Desa Kuryokalangan, Gabus.

Sarti menghembuskan napas terakhir, setelah mengalami luka pada bahu kiri, kepala, serta pendarahan di sejumlah titik seperti telinga, mulut, dan hidung.

Sementara dua korban luka-luka, di antaranya Hartini (50) dan Abdul Jabar (75). Keduanya sama-sama warga Kuryokalangan, Gabus.

"Korban luka-luka mengalami luka memar dan berhasil diselamatkan, sedangkan korban meninggal dunia tertimpa bandar bambu yang mengenai kepala," ujar Wakapolsek Gabus Iptu Kadisa.Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk semayamkan. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah, sehingga tidak melakukan penuntutan.Adapun kerugian material akibat gudang kapuk yang roboh diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Gudang berukuran 5x10 meter tersebut mendadak roboh diduga karena kerangka bangunan sudah lapuk.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler