Meresahkan, Anak Punk di Perempatan RSUD Soewondo Pati Diciduk Satpol PP
Lismanto
Sabtu, 7 Oktober 2017 18:04:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Banyak laporan yang kami terima, mereka mengamen dan meminta-minta. Jika tidak dikasih uang, mobil pengguna jalan takut dibaret," ujar Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Pati Nurtopo, Sabtu (7/10/2017).
Baca Juga: Hanyut di Sungai Silugangga, Warga Rendole Pati Ditemukan Tak Bernyawa
Dari hasil razia, petugas mengamankan tiga orang. Satu anak punk laki-laki mengaku dari Desa Jambean, Margorejo dan dua anak punk perempuan mengaku dari Sayung, Kabupaten Demak.
"Laki-laki berusia 22 tahun, sedangkan dua remaja perempuan punk berusia 14 tahun. Ketiganya langsung kami amankan untuk dilakukan pendataan," jelas Nurtopo.
Tak hanya dibina, satu pemuda punk dicukur petugas karena rambutnya yang gimbal dan berbau karena jarang mandi. Usai dicukur, pemuda punk itu lantas diminta untuk mandi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



