Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sejumlah anak-anak terlihat bermain air di jalan yang menghubungkan Jalan Diponegoro dan Jalan P Sudirman tersebut. Beberapa pengendara yang lewat nekat melintasi genangan air di jalan tersebut.

Satu pengendara terpaksa berhenti karena mesin kendaraannya mati kemasukan air. Kawasan itu disebut-sebut rawan tergenang air saat hujan lebat tiba.

"Kawasan ini sudah menjadi langganan banjir saat intensitas hujan tinggi. Gorong-gorong yang berada di Jalan Diponegoro tidak mampu menampung limpahan air dari desa kami," ujar Tiyas, warga Ngarus, Kecamatan Pati.
Air yang menggenani Desa Ngarus tidak sempat masuk ke dalam rumah warga, tapi menggenangi halaman beberapa rumah. Padahal, hujan lebat yang terjadi berlangsung cukup sebentar.Bila hujan berintensitas tinggi mengguyur dalam waktu lama, sejumlah desa di wilayah Pati Kota dipastikan terdampak banjir. Tiyas menyebut, penyebab banjir diakibatkan gorong-gorong tidak mampu menampung air hujan yang deras.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler