Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dampaknya, para petani bawang merah merugi hingga puluhan juta rupiah. Hal itu diungkapkan seorang petani bawang merah, Edy Subiono.
"Tahun ini, petani merasakan dampak kerugian yang luar biasa. Padahal, tahun lalu kita masih merasakan untung dengan harga Rp 20 ribu dan bisa menyisakan bawang merah untuk bibit," ungkap Edy, Selasa (24/10/2017).
Tahun ini, dia hanya menjual hasil panen bawang merah seharga Rp 10 ribu per kilogram. Artinya, harga jual bawang merah dari petani anjlok hingga seratus persen.
Dengan harga jual tersebut, dia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta sekali tanam. Pasalnya, modal yang harus dikeluarkan untuk operasional bertani sekitar Rp 16 juta utuk dua petak sawah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



