Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Krisno, warga setempat menuturkan, bunga itu pertama kali ditemukan warga dalam ukuran cukup kecil. Namun, tanaman tersebut ternyata semakin membesar setinggi lutut orang dewasa.

"Warnanya ungu, kecoklatan dengan diameter sekitar 70 cm. Kami lantas mencari informasi, bunga itu jenis Rafflesia yang sangat langka," ujar Krisno, Kamis (26/10/2017).

Baca: Pasangan Sejoli di Jepara Ini Nekat Mesum di Masjid, Diguyur Air Langsung Diarak ke Balai Desa

Menurut dia, tanaman itu kerap muncul di kawasan hutan Desa Durensawit. Hanya saja, warga selama ini menjumpainya dalam ukuran kecil.
Karena itu, warga sempat heboh setelah melihat tanaman itu tumbuh besar dan ternyata tumbuhan langka. "Ini jenis Raflesia ungu yang langka," kata Krisno.Bahkan, bunga bangkai itu menarik perhatian wisatawan yang berkunjung di Bukit Pandang. Salah satunya, Nuratus Zuraida (21), pengunjung asal Semampir yang takjub dengan tanaman langka tersebut.Dia mengaku belum pernah melihat bunga yang kerap muncul di buku pelajaran tersebut. Karenanya, dia sempat mengabadikan foto-foto tersebut untuk diunggah di situs jejaring sosial.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler