Pati Kini Punya Flying Fox Ekstrem Menghubungkan Dua Gunung
Lismanto
Senin, 30 Oktober 2017 09:56:41
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Flying fox tersebut menjadi bagian dari kawasan objek wisata Bukit Pandang Ki Santamulya di Desa Durensawit, Kecamatan Kayen. Pertama kali di-launching, wahana baru itu langsung dibanjiri pengunjung.
Pengelola wisata bukit pandang, Krisno mengatakan, flying fox tersebut memiliki lintasan sepanjang 175 meter dengan ketinggian 200 meter. Dengan lintasan itu, pengunjung bisa merasakan sensasi terbang di antara dua Pegunungan Kendeng.
"Kita sudah launching untuk mengangkat wisata bukit pandang. Tujuannya agar potensi pariwisata di Pati terus meningkat," ujar Krisno.
Dia menjelaskan, flying fox bukit pandang dikelola secara profesional dengan keamanan ganda. Dalam hal itu, pihaknya bekerja sama dengan provider outbond, sehingga instalasi lintasan dilakukan ahli yang tersertifikasi.
Travelers yang ingin mencoba flying fox bukit pandang dengan pemandangan bagai surga itu dikenakan biaya Rp 15 ribu. Sementara anak kecil hanya dikenakan biaya Rp 10 ribu.
Baca : Spot Sayap Burung Hantu jadi Daya Tarik Baru Bukit Pandang Durensawit Pati
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



