Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Flying fox tersebut menjadi bagian dari kawasan objek wisata Bukit Pandang Ki Santamulya di Desa Durensawit, Kecamatan Kayen. Pertama kali di-launching, wahana baru itu langsung dibanjiri pengunjung.

Pengelola wisata bukit pandang, Krisno mengatakan, flying fox tersebut memiliki lintasan sepanjang 175 meter dengan ketinggian 200 meter. Dengan lintasan itu, pengunjung bisa merasakan sensasi terbang di antara dua Pegunungan Kendeng.

"Kita sudah launching untuk mengangkat wisata bukit pandang. Tujuannya agar potensi pariwisata di Pati terus meningkat," ujar Krisno.

Dia menjelaskan, flying fox bukit pandang dikelola secara profesional dengan keamanan ganda. Dalam hal itu, pihaknya bekerja sama dengan provider outbond, sehingga instalasi lintasan dilakukan ahli yang tersertifikasi.

Travelers yang ingin mencoba flying fox bukit pandang dengan pemandangan bagai surga itu dikenakan biaya Rp 15 ribu. Sementara anak kecil hanya dikenakan biaya Rp 10 ribu.

Baca : Spot Sayap Burung Hantu jadi Daya Tarik Baru Bukit Pandang Durensawit Pati
Salah satu traveler yang mencoba flying fox bukit pandang untuk pertama kalinya adalah Ari Sulistyowati, warga Tanjunganom, Gabus, Pati.Dia bersama buah hatinya yang masih berusia empat tahun meluncur di antara dua gunung menggunakan flying fox. "Keren banget Pati punya wahana flying fox seperti ini," ungkap Ari.Menurut dia, tiket Rp 15 ribu untuk umum dan Rp 10 ribu untuk anak sangat murah jika dibandingkan flying fox di daerah lain. Biaya yang sangat murah itu diakui tidak sebanding dengan pengalaman melayang di antara dua gunung yang indah.Karena itu, Ari merekomendasikan wisatawan untuk tidak ragu mencoba flying fox di kawasan wisata Bukit Pandang Ki Santamulya. "Ini pertama kalinya di Pati, keren banget," pungkasnya.Editor : Ali MuntohaBaca : Pengelola Bukit Pandang Pati Suguhkan Pagelaran Wayang Ucul

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler