Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

 

[caption id="attachment_132896" align="alignleft" width="565"] Kondisi mobil Calya yang remuk setelah menabrak papan reklame BBC di Jalan Ahmad Dahlan Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)[/caption]






MuriaNewsCom, Pati - Mobil Toyota Calya bernopol G 9429 PA remuk pada bagian depan seusai menabrak tiang papan reklame lembaga kursus bahasa Inggris BBC di kawasan Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Pati Wetan, Jumat (8/12/2017) dini hari.

Kejadian tersebut terjadi pada sekitar pukul 04.15 WIB. Saat itu, pengemudi yang bernama Nur Hudi Mulyono (29) melaju dari arah timur menuju utara.

Hudi yang merupakan warga Desa Panjang Wetan, Pekalongan diduga mengantuk sehingga berjalan terlalu ke kanan dan menaiki trotoar.

Akibatnya, pengemudi menabrak tiang papan reklame yang berada di depan kantor lembaga kursus BBC. Beruntung, kondisi pengemudi dalam keadaan sehat.
Sementara mobil bagian depan mengalami ringsek yang cukup parah. "Tidak ada korban jiwa. Pengemudi dalam kondisi yang baik," ujar salah satu petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Pati, Aiptu Iwan Setiawan.Pemilik papan reklame sendiri atas nama Dartutik (70), ibu rumah tangga warga Dukuh Getaan, Kelurahan Pati Wetan.Keduanya dilakukan mediasi untuk menyelesaikan ganti rugi. Petugas mengimbau kepada pengguna jalan untuk memilih istirahat bila sedang mengantuk saat mengemudi.Pasalnya, kantuk menjadi salah satu penyebab kecelakaan di jalan raya yang menyumbang angka cukup tinggi. "Wajib istirahat dulu, daripada mencelakakan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler