Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mahkota yang disebut dengan "kuluk kencana" itu diserahkan di depan ratusan prajurit TNI dan pejabat yang hadir. Letkol Andri yang akan bertugas sebagai Wakil Komandan Pusat Pendidikan Infanteri TNI AD di Bandung meminta maaf bila ada kesalahan selama kepemimpinanya di Pati.

"Kalau ada hal-hal yang tidak berkenan di hati para anggota, kami memohon maaf. Kami meminta kepada semua anggota untuk tetap menjaga solidaritas," ujar Letkol Andri.

Sementara itu, Letkol Arm Arief menuturkan, tradisi merupakan kekuatan yang tersimpan dan tidak dimiliki instansi-instansi di luar. Karena itu, pihaknya akan memegang teguh tradisi dalam menjaga wilayah teritorial Pati.

Menurut dia, gaya kepemimpinan setiap orang berbeda-beda. Dia berharap, anggota bisa memaklumi dan bisa bersama-sama mengamankan Pati agar tetap aman dan kondusif.Pati selama ini dikenal sebagai daerah yang kondusif dengan toleransi yang tinggi. Beberapa gejolak yang terjadi dianggap wajar sebagai bagian dari dinamika daerah.Untuk itu, sambung Letkol Arief, TNI akan berada di tengah-tengah masyarakat untuk membantu dan mengamankan situasi supaya tetap kondusif. Dia berharap bisa melanjutkan kepemimpinan positif dari Letkol Andri.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler