Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pasalnya, wanita tersebut membawa bayi yang masih berusia tiga pekan. Tampilannya kusut dan rambutnya gimbal.

Wanita itu membawa kartu identitas bernama Nur Wahyuniati. Di kartu identitas, dia lahir di Rembang dan berdomisili di Jatibarang, Brebes.

Krisbiyanto, salah satu warga mengatakan, perempuan itu terlihat linglung setelah turun dari bus di kawasan halte Puri. Dia sempat berbicara sendiri tentang dunia gaib.

Warga yang panik mencoba merayu dan mengamankan bayi tersebut. Namun, perempuan itu justru marah dan menyebut bayi yang dibawanya merupakan anaknya sendiri.
Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi dari warga mencoba untuk mengamankannya ke Mapolsek Pati. Polisi khawatir bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada diri bayi."Kami mencoba untuk membawa ke mapolsek untuk penanganan lebih lanjut dan menghubungi petugas di mana ibu itu berdomisili," kata Kanit SPKT Polsek Pati Aiptu Puryanto.Ibu tersebut sempat dibawa ke warung untuk diberi makan. Dia juga sempat menyebut bila ingin pulang ke rumahnya di Sumbersari, Kragan, Rembang.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler