Jelang Tahun Baru, Pembuat Terompet di Pati Kebanjiran Order
Lismanto
Selasa, 26 Desember 2017 17:35:39
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Saat ini, puluhan ribu terompet sudah ia produksi. Tak perlu pusing menjual, ragam terompet buatan Rasiman sudah diambil pedagang dari Pati, Juwana, Trangkil dan Gembong.
Satu terompet, Rasiman biasanya mengambil untung Rp 2 ribu. Pasalnya, terompet itu dijual kepada pedagang yang selanjutnya diecer kepada pembeli.
"Saya mulai produksi sejak Oktober lalu. Soalnya orderannya banyak sampai puluhan ribu. Belum lagi ada kendala cuaca hujan sehingga pengeringan lem pada terompet terganggu," ujar Rasmin, Selasa (26/12/2017).
Aneka jenis terompet yang ia produksi, di antaranya bentuk naga, drumband, sunduk, drot dan terompet biasa. Dalam sehari, Rasmin mampu memproduksi sekitar seratus terompet dengan dibantu beberapa pekerja.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



