Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut Ruqiya, kelapa kopyor berbeda dengan kelapa pada umumnya yang ia temui di Indonesia selama ini. Dagingnya hancur dengan rasa yang khas.

"Tekstur daging kelapanya berbeda. Rasanya lebih enak dan khas. Baru kali ini melihat pembibitan kelapa kopyor dan mencicipinya," ungkap Ruqiya, Sabtu (30/12/2017).

Karena itu, dia memaklumi bila harga kelapa kopyor di pasaran lebih mahal dari kelapa pada umumnya. Selain karena langka, rasa dan kualitasnya diakui lebih enak.

Wawan, pemilik bibit kelapa kopyor menuturkan, sedikitnya ada 2.500 kelapa kopyor yang setiap hari dijual ke berbagai kota besar seperti Semarang, Surabaya hingga Jakarta.
Permintaan sebanyak itu diambil dari berbagai lokasi yang menjadi kebun kelapa kopyor. "Kami punya beberapa cabang penanaman kopyor. Jadi cukup bisa memenuhi permintaan sebanyak itu," jelasnya.Kedatangan Ruqiya dan Farhana sebetulnya untuk menghadiri kegiatan Holiday Smart Program (HSP) di MA Manahijul Huda Ngagel. Usai kegiatan tersebut, keduanya keliling desa naik dokar dan berburu kelapa kopyor.Mereka berlibur di kawasan Dukuhseti dengan ditemani Uul, Vina, dan penanggungjawab Smart English Course MA Manahijul Huda Ahmad Khoirul Anwar.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler