Miris! Satu Keluarga Dikeroyok Pemuda dengan Senjata Tajam di Jaken Pati
Lismanto
Selasa, 12 Juli 2016 13:30:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Khairul mengatakan, kejadian bermula ketika dirinya bersama istri dan anaknya berboncengan mengendarai Honda Revo dari Kuniran, Batangan menuju rumahnya. Saat itu, ia mendahului sepeda motor yang dikendarai segerombolan pemuda.
Sialnya, sepeda motor Khairul ngadat seperti kehabisan bensin. Khairul akhirnya berhenti untuk mencari penjual bensin. Belum diketahui motifnya, seseorang yang diketahui bernama Aris alias Gempong, warga Sukorukun, Jaken menghampirinya dan melemparkan batu pada pinggang kiri.
Tak hanya itu, salah satu pemuda mengambil senjata tajam berupa bendo. Sontak, Khairul dan istrinya mencoba lari. Namun, mereka berhasil dihentikan para pelaku. Kemudian, para pelaku langsung menghajar korban menggunakan popor senapan angin pada bagian kepala. Pelaku lain menghujamkan senjata tajam bendo ke arah kepala korban hingga mengalami luka robek.
Saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, Selasa (12/7/2016), Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo membenarkan insiden tersebut. Pihaknya sudah mendapatkan laporan dari Polsek Jaken terkait adanya tindak pidana pengeroyokan di Jalan Pati-Jakenan, Desa Tamansari, Jaken.
"Saat ini, kami tengah melakukan penyelidikan. Kami sudah mengantongi sejumlah nama pelaku yang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Kami tidak kenal kompromi dengan pelaku tawuran dan penganiayaan yang meresahkan warga. Kami akan buru sampai ke liang semut sekalipun," tegas Kompol Sundoyo.
Editor : Kholistiono



