Laskar Pelangi Masih di Belakang Haryanto untuk Maju di Pilkada 2017
Lismanto
Selasa, 19 Juli 2016 11:00:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Seperti namanya, mereka yang jumlahnya mencapai ribuan terdiri dari berbagai profesi, organisasi masyarakat, agama, dan latar belakang lainnya. Mereka bersatu dan berada di belakang Haryanto sampai sekarang, mendukung pemenangan Pilkada Pati 2017.
Ketua Laskar Panitia, Supar Sampurna mengatakan, Laskar Pelangi untuk mengakomodasi semua warga Pati lintas agama, profesi dan organisasi. Tak hanya kalangan orang tua, Laskar Pelangi juga mengakomodasi kalangan pemuda.
"Dengan adanya Laskar Pelangi, kami berharap agar Pak Haryanto bisa kembali memimpin Kabupaten Pati pada periode 2017-2022. Sebab, Pati berkembang sangat pesat setelah kepemimpinan beliau," ungkap Supar, Selasa (19/7/2016).
Sementara itu, Koalisi Pelangi yang dulu mengusung Haryanto dan merapatkan barisan kembali adalah PPP. Ketua DPC PPP Pati Suwito, bahkan secara terbuka menyatakan dukungannya untuk Haryanto, kendati surat rekomendasi dari DPP PPP belum turun.
Suwito menilai, elektabilitas Haryanto masih sangat tinggi. Artinya, masyarakat masih memercayakan kepemimpinan Pati kepada Haryanto. Terlebih, sosok Haryanto saat ini tengah diperebutkan partai.
Suwito menilai, elektabilitas Haryanto masih sangat tinggi. Artinya, masyarakat masih memercayakan kepemimpinan Pati kepada Haryanto. Terlebih, sosok Haryanto saat ini tengah diperebutkan partai.
Editor : Kholistiono



