Warga Pegerharjo Pati Raup Omzet Rp 6 Juta per Bulan dari Budidaya Pepaya
Lismanto
Rabu, 27 Juli 2016 20:30:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Jenis pepaya yang ditanam bukanlah pepaya lokal. Ada dua jenis pepaya yang ia tanam, yaitu California dan Thailand. Bibit pepaya itu didapatkan dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
"Awalnya hanya coba-coba, karena masih belum tahu soal distribusi dan pemasaran. Tapi, saya coba beranikan diri dengan memulai budidaya pepaya karena saat itu belum ada petani di bidang pepaya di Wedarijaksa," ujar Solehan, Rabu (27/7/2016).
Ia kemudian berani memberanikan diri untuk menanam dan mengembangkan pepaya, setelah mendapatkan penyuluhan dari IPB melalui online. Dengan tekad yang bulat, ia memutuskan untuk mencoba menanamnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



