Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Ketua Relawan RAPI Kabupaten Pati Gunawan mengatakan, kejadian bermula ketika dua orang nelayan bernama Kastari (60) dan Muntari pergi menjaring udang di perairan utara Jawa. Bila dihitung dari bibir pantai, lokasi kejadian terbilang cukup ke tengah.


"Dari informasi yang kami himpun, kedua nelayan yang masih satu desa itu pergi mencari udang. Saat menebar jaring dan menunggu untuk diangkat, Kastari tertidur. Ketika bangun, Muntari ternyata sudah tidak ada di atas perahu," ujar Gunawan.


Diperkirakan, jarak bibir pantai menuju perairan bisa ditempuh dengan perahu cukrik mesin diesel sekitar dua jam atau sekitar 15 km. Jarak yang cukup jauh itu menjadi salah satu pertimbangan bagi para relawan untuk melakukan pencarian.


"Kami berharap agar pencarian dan evakuasi berjalan lancar, mengingat jarak tempuhnya cukup jauh. Kita juga harus memperhitungkan cuaca, arus laut, dan arah angin," katanya.


"Kami berharap agar pencarian dan evakuasi berjalan lancar, mengingat jarak tempuhnya cukup jauh. Kita juga harus memperhitungkan cuaca, arus laut, dan arah angin," katanya.

Editor : Kholistiono

 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler