Intelijen Dioptimalkan untuk Deteksi Wilayah Rawan Konflik di Pati
Lismanto
Jumat, 5 Agustus 2016 14:37:22
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Ada banyak pemicu konflik sosial yang harus diantisipasi bersama. Misalnya, konflik sosial karena memperebutkan sumber daya pada semua bidang. Karena itu, fungsi intelijen akan kami optimalkan demi keamanan bersama," ujar Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo, Jumat (5/8/2016).
Selain itu, penyebab konflik sosial disebut bisa berasal dari perbedaan kepentingan individu, perbedaan latar belakang, hingga perubahan nilai dan etnis. Karenanya, potensi konflik di setiap wilayah pada masing-masing kecamatan akan dipetakan secara rapi dengan menempatkan intel dan anggota Bhabinkamtibmas.
"Saya percayakan kepada anggota Bhabinkamtibmas dan anggota Intelkam untuk mendeteksi segala permasalahan di wilayahnya masing-masing. Saya harus tegaskan supaya anggota lebih percaya pada anggota intel sendiri ketimbang Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)," tambah Wibowo.
Bahkan, informasi sekecil apapun akan dilaporkan kepada pimpinan bila memang berpotensi dapat mengganggu keamanan. Terlebih, bila persoalan tersebut bisa menyebabkan konflik sosial yang luas.
Bahkan, informasi sekecil apapun akan dilaporkan kepada pimpinan bila memang berpotensi dapat mengganggu keamanan. Terlebih, bila persoalan tersebut bisa menyebabkan konflik sosial yang luas.
Editor : Kholistiono



