Patifosi Ingin Kemenangan Persipa Atas Persik Kendal Jadi Kado HUT Pati
Lismanto
Sabtu, 6 Agustus 2016 21:20:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Bukan tanpa alasan, Patifosi ingin Tim Persipa memberikan kemenangan itu sebagai kado terbaik untuk Hari Jadi Pati ke-693. Kebetulan, pertandindan Laskar Saridin dan Laskar Bahurekso tersebut bertepatan dengan upacara Hari Jadi Kabupaten Pati.
"Kami berharap agar para pemain Persipa bisa bermain optimal, sehingga kemenangan itu menjadi kado terindah buat Kabupaten Pati. Kalau memang berat, tak perlu menang. Tapi, setidaknya bisa menahan imbang ruan rumah," ujar Founder Patifosi Semarang (Parang) Angga Saputra kepada MuriaNewsCom, Sabtu (6/8/2016).
Karena itu, puluhan Patifosi rencananya akan terus mendukung Persipa dengan melakukan "invasi" atau tour menuju Stadion Kebondalem Kendal. "Kemarin saat bermain di Stadion Joyokusumo, Persik Kendal berhasil menahan imbang Persipa. Kami berharap, Persipa bisa menang atau setidaknya bisa menahan imbang juga," harap Angga.
Suporter Patifosi Pati dijadwalkan akan berangkat ke Kendal, kemudian ditunggu Patifosi Rantauan Semarang untuk menggelar aksi konvoi bersama di Kendal. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jadwal konvoi untuk mendukung Persipa tersebut.
Persipa saat ini memang sudah berada di titik aman. Menang atau kalah, Persipa ditetapkan sebagai runner up untuk melaju pada semifinal. Hal ini yang membuat Asisten Manajer Persipa, Didik Supadi berpesan kepada pemain untuk tetap bermain secara cantik tanpa kartu kuning.
Dengan begitu, kondisi pemain yang fit dan bebas dari akumulasi kartu kuning bisa bermain secara sempurna bersama pemain pilar di babak semifinal. "Pertandingan Persipa dan Persik Kendal bukan sebuah penentuan. Namun, kami berharap agar Persipa bisa bermain lebih rapi dan cantik," tutup Didik.
Editor : Kholistiono



