Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, sopir yang diketahui bernama Muhammad Arifin yang merupakan warga Kayen mengalami luka cedera berat pada bagian kepala. Sementara itu, tujuh orang penumpang lainnya mengalami luka-luka ringan.


Santoso, seorang saksi mengatakan, kejadian bermula ketika bus mini melaju dari arah selatan ke utara. Saat itu, ada sepeda motor yang hendak menyeberang. Sopir pun mencoba untuk menghindari.


"Kecepatan bus yang terlalu tinggi membuat bus oleng ke kanan dan menabrak pohon. Sebetulnya sudah berhasil menghindari pengendara sepeda motor, tapi berhubung kecepatan terlalu tinggi akhirnya oleng dan menabrak pohon," ungkap Santoso.


Kanit Laka Polres Pati Iptu Komang Kharisma membenarkan insiden tersebut. Pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi dengan mendatangkan mobil derek, dan melakukan pendataan.


Kanit Laka Polres Pati Iptu Komang Kharisma membenarkan insiden tersebut. Pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi dengan mendatangkan mobil derek, dan melakukan pendataan.

"Kami sudah mengamankan barang bukti. Kesimpulan sementara, kecelakaan disebabkan kelalaian dari sopir yang melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak bisa mengendalikan bus secara baik," pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler