PKK Diminta Ambil Peran Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Pati
Lismanto
Sabtu, 13 Agustus 2016 20:04:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Kader Dasawisma bisa melakukan penemuan ibu hamil secara dini dengan mengenali tanda-tanda ibu hamil, mencatat dalam buku catatan ibu hamil, melahirkan, nifas, ibu meninggal, kelahiran bayi, bayi meninggal dan kematian balita di kelompok Dasawisma, termasuk melaporkan kepada petugas kesehatan," ujar Indarwati.
Selain itu, ibu-ibu PKK bisa mendampingi secara aktif kepada ibu hamil. Pendampingan yang dimaksud, antara lain mengingatkan pemeriksaan kehamilan, memantau asupan gizi seimbang, mengawasi konsumsi obat Fe sebagai obat penambah darah, mengingatkan untuk rutin datang ke Posyandu, hingga mengenali tanda-tanda ibu hamil dengan risiko tinggi.
"Ibu dengan risiko tinggi itu biasanya dialami oleh ibu-ibu yang masih terlalu muda atau tua, terlalu dekat jarak melahirkan, atau sering melahirkan. Bila ada ibu hamil yang semacam itu, kami harapkan PKK bisa menyampaikan kepada petugas kesehatan supaya bisa diantisipasi sejak dini untuk mengurangi risiko kematian saat melahirkan," tuturnya.
Saat ini, organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menetapkan program menurunkan angka kematian anak dan peningkatan kesehatan ibu hamil dalam Millenium Development Goals. Progam itu diserukan kepada semua negara di dunia untuk bersama-sama menekan AKI dan AKB.
"Kami berharap, PKK bisa menjadi motor penggerak untuk menekan AKI dan AKB di Pati yang dalam beberapa waktu terakhir cenderung mengalami kenaikan. Peran ibu dan anak sangat penting karena menyangkut generasi penerus bangsa ke depan," pungkasnya.
"Kami berharap, PKK bisa menjadi motor penggerak untuk menekan AKI dan AKB di Pati yang dalam beberapa waktu terakhir cenderung mengalami kenaikan. Peran ibu dan anak sangat penting karena menyangkut generasi penerus bangsa ke depan," pungkasnya.
Editor : Kholistiono



