Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Bupati Pati Haryanto sendiri sangat mendukung iklim investasi di Kabupaten Pati yang saat ini mulai berdatangan. Salah satunya, hotel berbintang tiga The Safin Hotel, PT Dua Putra Makmur Tbk yang bergerak di bidang perikanan, diler resmi mobil, pabrik sambal, pabrik jagung, dan sebagainya.


"Kalau mau menanamkan investasi di Pati, tidak usah ragu, tidak usah canggung. Bila punya modal untuk membuka usaha, dibawa ke Pati tidak masalah. Sejauh ini sangat kondusif, aman, nyaman dan berkembang. Dari sisi perizinan, kami akan bantu untuk mempermudah prosesnya. Kami membuka lebar peluang investasi di Bumi Mina Tani," ujar Haryanto, Selasa (16/8/2016).


Dalam kurun waktu empat tahun berjalan, izin pendirian usaha banyak yang sudah diterbitkan, baik yang sudah direalisasikan dengan pembangunan maupun proses pendirian. Ada beberapa keuntungan bila investor menanamkan investasinya di Kabupaten Pati.


Di antaranya, tenaga kerja dengan upah minimum kabupaten (UMK) yang terjangkau, daerah kondusif, transportasi mudah karena dilalui jalur pantai utara yang menghubungkan Jakarta-Surabaya, dan infrastruktur memadahi. "Kondisi itu sangat menunjang untuk membangun usaha di Pati," tutur Haryanto.


Dalam jangka panjang, keberadaan perusahaan atau pabrik di Kabupaten Pati diharapkan bisa membangun dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Pun, Pati diproyeksikan menjadi kota kecil yang sangat strategis dari berbagai aspek, terutama bidang ekonomi dan bisnis.


Karena itu, putra daerah asal Pati yang sukses membangun bisnis di kota-kota besar diharapkan bisa kembali dan membangun usaha di kampung halaman sendiri. "Saiful Arifin dan Wicaksono merupakan salah satu putra daerah yang sukses mengembangkan bisnis di kota besar, kembali ke Pati untuk menanamkan investasi," tambahnya.


Karena itu, putra daerah asal Pati yang sukses membangun bisnis di kota-kota besar diharapkan bisa kembali dan membangun usaha di kampung halaman sendiri. "Saiful Arifin dan Wicaksono merupakan salah satu putra daerah yang sukses mengembangkan bisnis di kota besar, kembali ke Pati untuk menanamkan investasi," tambahnya.

Di sisi lain, Haryanto saat ini juga gencar mempromosikan Pasar Pragola sebagai pusat produk unggulan UMKM warga Pati. Semua produk dari Pati ada di sana, seperti jeruk pamelo, kelapa kopyor, kerajinan kuningan, bandeng, batik bakaran, dan aneka kuliner khas Pati.

Pasar Pragola disebut sebagai mall-nya warga Pati dengan berbasis produk UMKM. Dengan demikian, keberadaan produk UMKM di Pati tidak tenggelam menghadapi tantangan pasar modern, seperti swalayan atau supermarket. "Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mengharuskan kita untuk selalu kreatif. Kalau tidak kreatif akan kalah dengan pasar modern. Produk kreatif warga Pati itulah yang ditampung dalam Pasar Pragola," pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler