Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Adapun rinciannya, antara lain remisi umum I dengan pengurangan sebagian hukuman 159 orang, dan remisi umum II dengan pengurangan pidana seluruhnya sebanyak 8 orang, dan remisi tambahan donor darah sebanyak 15 orang. Remisi terbanyak selama 9 bulan dan remisi terendah selama sebulan.

Sebelumnya, bupati bertindak sebagai inspektur upacara bendera Peringatan Hari Kemerdekaan RI. Dalam kesempatan tersebut, dia mengajak masyarakat untuk bersyukur karena telah mewarisi kemerdekaan yang menjadi buah perjuangan para pahlawan bangsa.

”Kemerdekaan harus kita isi dengan bersyukur, karena telah diwarisi kemerdekaan oleh para pejuang yang bersusah payah merebutnya dari penjajah. Kerena itu, kita harus bersatu padu untuk membangun negara ini, jangan saling menyalahkan dan terus melakukan introspeksi diri. Bukan apa yang harus kita dapat, tapi apa yang harus kita perbuat untuk bangsa dan negara ini,” kata Haryanto.

Seperti tahun sebelumnya, pasukan pengibar bendera (paskibra) diikuti gabungan siswa-siswi SMA/SMK di Kabupaten Pati, dengan didampingi pasukan gabungan dari anggota Polres Pati dan Kodim 0718/ Pati.

Tepat pukul 10.00 WIB, sebelum detik-detik pembacaan teks proklamasi oleh bupati sebagai inspektur upacara, suara sirine mobil dan tabuh beduk Masjid Baitunnur bersautan. Suara-suara tersebut sengaja diciptakan untuk membangkitkan suasana saat pembacaan Proklamasi Republik Indonesia.

Disusul pembacaan amanat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo oleh inspektur upacara. Dalam amanatnya, disebutkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia belum usai. Mengisi kemerdekaan tak kalah penting dengan merebut dan menegakkan kemerdekaan, sehingga harus diisi dengan berbagai peran dan tanggung jawab yang bisa memajukan bangsa.

Kendati terik matahari terasa menyengat sejak upacara dimulai pukul 09.30 WIB, tapi peserta upacara yang terdiri dari berbagai unsur tetap bersemangat mengikuti jalannya upacara sampai selesai. Bahkan di sekitar lapangan upacara, masyarakat tampak antusias mengikuti jalannya upacara.Hal tersebut menunjukkan masih adanya semangat nasionalisme masyarakat Pati, yang ditunjukkan dengan mengikuti upacara detik- detik proklamasi di alun- alun.Sebelumnya, Wakil Bupati Pati Budiyono juga telah menjadi inspektur upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan ke-71 di halaman Setda Pati, pukul 07.00 WIB. Sebagai peserta upacara adalah gabungan seluruh pegawai dan staf dari kantor Setda Pati, Satpol PP, dan DPRD Pati. Upacara tersebut berlangsung khidmat dan tertib.

Editor : Kholistiono

 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler