Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Dalam perlombaan sepakbola ini tersebut, peserta yang terdiri dari bapak-bapak dan pemuda desa diharuskan memakai daster. Kendati peserta sering mengalami kesulitan dalam menendang dan menggiring bola untuk menciptakan gol, namun, hal tersebut justru menambah keseruan dan membuat penonton terhibur.


Jalal (25) salah satu warga Desa Talun mengaku senang dan terhibur melihat peserta sepakbola daster berebut bola. “ Menarik dan unik ya, bikin orang ketawa. Apalagi ini untuk kali pertama digelar lomba semacam ini,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Ancik (30) mengatakan, lomba sepakbola tersebut sengaja diadakan, sebagai salah satu bentuk partisipasi warga dalam menyemarkkan HUT Kemerdekaan RI.


Hal ini, katanya, juga sebagai salah satu cara warga untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Bangsa Indonesia dengan cara yang tidak mudah.


“Sepakbola daster ini hanya sebagai gambaran bagaimana perjuangan itu tidak mudah, karena untuk mencetak gol dengan menggunakan daster cukup sulit. Selain lomba sepakbola daster, kita juga melaksanakan aneka lomba lainya. Mulai dari lomba permainan anak-anak, makan kerupuk dan memasukan pensil kedalam botol,”katanya.

Editor : Kholistiono

 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler