Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Waktu itu, saya bersepeda dengan lima orang teman. saya memakai sepeda mini bekas kesayangan saya. Jadwal perjalanan Pati-Tuban kami rencanakan seminggu lamanya. Modalnya hanya peralatan camping. Di sana, saya digelandang petugas Satpol PP karena dikira gelandangan," tutur pria yang akrab disapa Koplak, Minggu (27/8/2016).

Namun, Soliqin akhirnya berhasil dibebaskan setelah menunjukkan kartu identitas KTP dan surat jalan dari desa. Pengalaman itu tidak pernah dilupakan Soliqin. Bahkan, peristiwa itu menjadi bagian dari kenangan selama meluapkan hobi ngontel menggunakan sepeda mini.

Nekatnya, Soliqin beserta lima temannya harus mencuci piring terlebih dahulu untuk mendapatkan makan dan minum. Usai makan, mereka kemudian tidur di trotoar pinggiran jalan. Aksi nekat ini yang membuat Soliqin dan teman-temannya digelandang petugas Satpol PP."Itu menjadi pengalaman yang berharga bagi kami. Perjalanan Pati-Tuban merupakan penjelajahan paling jauh pertama kali yang kami lakukan menggunakan sepeda mini ontel. Cukup melelahkan, karena memakan waktu hingga seminggu. Namun, kegiatan ini sangat menyenangkan," ucap Soliqin.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler