Kisah Pesepeda Asal Pati yang Dikira Gelandangan dan Diangkut Satpol PP Tuban
Lismanto
Minggu, 28 Agustus 2016 14:01:21
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Waktu itu, saya bersepeda dengan lima orang teman. saya memakai sepeda mini bekas kesayangan saya. Jadwal perjalanan Pati-Tuban kami rencanakan seminggu lamanya. Modalnya hanya peralatan camping. Di sana, saya digelandang petugas Satpol PP karena dikira gelandangan," tutur pria yang akrab disapa Koplak, Minggu (27/8/2016).
Namun, Soliqin akhirnya berhasil dibebaskan setelah menunjukkan kartu identitas KTP dan surat jalan dari desa. Pengalaman itu tidak pernah dilupakan Soliqin. Bahkan, peristiwa itu menjadi bagian dari kenangan selama meluapkan hobi ngontel menggunakan sepeda mini.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



