Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu disampaikan Pengamat Politik Universitas Diponegoro, Hakim Alif Nugroho, Jumat (02/09/2016). "Haryanto-Saiful Arifin sudah diusung enam parpol, yaitu Demokrat, Golkar, Hanura, PPP, PKS, dan Gerindra. PDIP sendiri sudah memberikan sinyal kuat, meski belum menyatakan secara resmi," kata Hakim.

Dengan merapatnya semua parpol ke pasangan Haryanto-Arifin, kata Hakim, besar kemungkinan keduanya bakal melawan kotak kosong. Hal itu disebabkan belum ada sosok figur yang secara head to head melawan Haryanto-Arifin pada panggung demokrasi 2017.

"Menurut analisa politik saya, bisa jadi tidak ada figur yang berhadapan dengan Haryanto dan Saiful Arifin,sehingga berakibat melawan kotak kosong. Dari sejumlah parpol yang ada di kursi DPRD Pati, hanya PKB dan Nasdem yang sampai sekarang sepertinya belum menunjukkan kemesraannya pada pasangan Haryanto-Arifin," tuturnya.Namun, spekulasi itu tidak akan berarti bila PKB dengan enam kursi di DPRD dan Nasdem dengan empat kursi di DPRD ternyata mengusung pasangan sendiri. Kedua parpol yang terlihat tidak mesra dengan pasangan Haryanto-Arifin tersebut dapat berkoalisi dan mengusung pasangan, karena memiliki sepuluh kursi di DPRD.Editor :Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler