Pebalap Asal Pati Alami Penganiyaan, Pelakunya Diduga Oknum Polisi
Lismanto
Selasa, 6 September 2016 18:22:51
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Muhammad Rizki Kevin Dwiki Arighi (21), pebalap asal Desa Winong RT 5 RW IV, Kecamatan Pati yang menjadi korban dalam kasus dugaan penganiayaan tersebut enggan menyebut nama pelaku. Hanya saja, dia tahu, salah satu pelaku merupakan oknum polisi yang berdinas di luar daerah Pati. Katanya, oknum polisi tersebut acapkali hadir dalam sejumlah turnamen balap.
Kejadian bermula saat Kevin beristirahat di tengah-tengah permainan. Kevin berhasil meraih peringkat kedua dan akan bertarung pada pertandingan babak selanjutnya. Namun, dia didatangi tiga orang. Salah satunya, orang tua dan paman salah satu pebalap rivalnya.
Kevin mengaku didorong hingga jatuh. Tak hanya itu, bogem mentah juga dihadiahkan kepada Kevin, kemudian diinjak pada bagian perut. Ironisnya, tidak ada yang berani menolong dalam insiden penganiayaan tersebut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



