Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Momentum Idul Adha seperti ini, banyak masyarakat yang mencari hewan kurban. Hal itu bukan tidak mungkin ada pedagang nakal yang memanfaatkan momentum itu dengan menjual hewan tidak laik untuk dikurbankan, seperti hewan berpenyakit. Meski tidak semuanya, tapi sikap waspada itu perlu," ungkap Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan (Dispertanak) Pati, Mochtar Efendi.
Tak sekadar imbauan, pihaknya sendiri bersama tim dan dokter hewan sudah "bergerilya" untuk memeriksa kondisi hewan kurban di Pati. Salah satunya, di Pasar Hewan Margorejo. Di sana, kapasitas penjualan hewan kurban melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir.
Dari hasil pemeriksaan di sana, Mochtar mengaku tidak ada yang cacat atau memiliki penyakit dalam. "Kita sudah periksa hewan yang ada di sana, meliputi pemeriksaan kulit, mata, gigi, hingga kelamin. Hasilnya, tidak ada yang cacat," ucap Mochtar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



