Ribuan Pelajar di Kuryokalangan Pati Gelar Karnaval Budaya "Masa Depan"
Lismanto
Senin, 12 September 2016 17:17:27
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ada yang mengenakan kostum ala polisi, tentara, arsitektur, karyawan, guru, dosen, dokter, perawat, hingga petani. Dengan karnaval "masa depan" tersebut, mereka berharap besar bisa meraih impiannya melalui kostum yang dikenakan.
Sri Rahayu, misalnya. Siswi kelas X tersebut mengenakan kostum ala petani, membawa caping dan bakul. Tak sekadar aksi simbolik, dia berharap agar bisa menjadi petani hebat yang bisa mengolah sumber daya alam (SDA) pertanian Indonesia yang kaya dan melimpah.
Petani gaul dan handal harapan bangsa. Begitu bunyi salah satu spanduk yang dibawa kontingen karnaval grup petani. Selain itu, salah satu grup yang mengenakan kostum daur ulang sampah juga menarik perhatian.
Ketua Yayasan Abadiyah, Abu Toyib mengatakan, karnaval budaya yang diikuti sekitar 1.150 siswa menjadi bagian dari upaya untuk menyemarakkan syiar Islam dan Idul Adha. Pasalnya, peringatan Haul KH Abdul Kholiq bertepatan pada 10 Dzulhijjah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



