Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ada yang mengenakan kostum ala polisi, tentara, arsitektur, karyawan, guru, dosen, dokter, perawat, hingga petani. Dengan karnaval "masa depan" tersebut, mereka berharap besar bisa meraih impiannya melalui kostum yang dikenakan.

Sri Rahayu, misalnya. Siswi kelas X tersebut mengenakan kostum ala petani, membawa caping dan bakul. Tak sekadar aksi simbolik, dia berharap agar bisa menjadi petani hebat yang bisa mengolah sumber daya alam (SDA) pertanian Indonesia yang kaya dan melimpah.

Petani gaul dan handal harapan bangsa. Begitu bunyi salah satu spanduk yang dibawa kontingen karnaval grup petani. Selain itu, salah satu grup yang mengenakan kostum daur ulang sampah juga menarik perhatian.

Ketua Yayasan Abadiyah, Abu Toyib mengatakan, karnaval budaya yang diikuti sekitar 1.150 siswa menjadi bagian dari upaya untuk menyemarakkan syiar Islam dan Idul Adha. Pasalnya, peringatan Haul KH Abdul Kholiq bertepatan pada 10 Dzulhijjah.
"Melalui karnaval budaya, kami ingin mengenalkan eksistensi Madrasah Abadiyah, sekaligus memperingati wafatnya Mbah Abdul Kholiq. Ini juga ulang tahun yayasan yang ke-33. Eksistensi Abadiyah diharapkan bisa membangun negeri," ucap Abu.Sementara itu, Kepala MTs Abadiyah Syaiful Islam menuturkan, karnaval budaya dari Yayasan Abadiyah sudah lama menjadi tradisi setiap Hari Raya Idul Adha di Desa Kuryokalangan. Karnaval budaya yang disuguhkan kepada masyarakat luas itu sudah berlangsung sejak 18 tahun yang lalu.Editor : Kholistiono 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler