Tasiman Sebut Pendaftaran Haryanto-Arifin di KPU Pati Bermasalah
Lismanto
Rabu, 28 September 2016 19:32:25
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Alasannya, belum ada bentuk koalisi yang jelas saat keduanya mendaftarkan diri di KPU Pati. Mereka hanya diusung dari delapan partai, di mana semua parpol mengusung sepaket, yaitu Haryanto-Arifin.
Padahal, kata Tasiman, tidak ada satu parpol di Pati yang memiliki kursi 20 persen di DPRD Pati, sehingga harus membentuk koalisi sebelum mendaftarkan calon. "Untuk mengusung pasangan, harus membentuk koalisi, karena tidak ada satu pun parpol yang punya kursi di DPRD sebanyak 20 persen. Maka, mereka harus berkoalisi sebelum mendaftar ke KPU. Harusnya KPU menolak. Wong kursi di DPRD kurang dari 20 persen kok rekomendasinya sepaket," ucap Tasiman.
Karena itu, Tasiman berpendapat, KPU harus memberikan kejelasan terkait dengan persoalan itu. Sebab, semua partai mengusung Haryanto-Arifin sepaket, di mana bentuk koalisinya tidak jelas. Padahal, koalisi menjadi syarat wajib, lantaran tidak ada satu parpol pun yang memiliki kursi minimal 20 persen.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



