Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Peserta berasal dari pelajar tingkat SMA, mahasiswa, akademisi dari perguruan tinggi di Pati dan Kudus, santri, ormas kepemudaan, pegawai negeri sipil (PNS), guru, hingga tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

"Indonesia saat ini menghadapi perang proksi di mana ada pihak-pihak yang memecah belah bangsa melalui berbagai cara, mulai dari aliran ideologi yang tidak sesuai dengan falsafah bangsa, narkoba, dan cara-cara lainnya. Seminar kebangsaan ini diharapkan bisa membekali warga Pati untuk meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme," ujar Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma.

Kasat Binmas Polres Pati AKP Supriyanto menuturkan, Indonesia saat ini darurat narkoba hingga hampir semua instansi dimasuki. Hal itu yang merusak generasi bangsa. Karena itu, pihaknya mengajak warga untuk bersama-sama menyatakan perang pada narkoba.
Sementara itu, Sri Kuntoro, guru SMPN 3 Pati yang ikut menjadi peserta mengatakan, guru punya peran sentral untuk memberikan wawasan nasionalisme kepada murid. "Seminar seperti ini bisa memberikan wawasan baru bagaimana kita menyiapkan diri dari serangan berbagai bentuk paham ideologi hingga ekonomi. Hasil seminar akan kami ajarkan kepada murid-murid, karena guru itu wajib memberikan wawasan nasionalisme kepada siswa," ucap Kuntoro.Albar Maulana Malik, siswa kelas XI SMK BTB Juwana mengaku cukup kesulitan mencerna materi seminar, kendati ada sejumah materi yang mudah dicerna. Menurutnya, segala paham radikal yang mengajarkan kekerasan atau tindak kejahatan dengan alasan apapun harus dihindari.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler