Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Banyak kisah di dalam babad tersebut yang tidak mencantumkan tahun dan metode riset yang digunakan, sehingga fungsinya sebatas karya sastra. Namun, Babad Pati dan cerita dalam ketoprak selama ini terlanjur diyakini masyarakat sebagai sejarah.
Karena itu, sejumlah pegiat sejarah berencana akan melakukan rekonstruksi ulang. Mereka akan merekonstruksi, menggali kebenaran sejarah dengan perbandingan data-data yang didapatkan.
"Meski tidak seratus persen, tetapi setidaknya kami berupaya mengumpulkan data sejarah, mulai dari babad, cerita tutur, ketoprak, hingga naskah-naskah dari berbagai sumber, baik naskah Jawa, Cina, Eropa, Timur Tengah, maupun India. Semua akan kita perbandingkan," kata Joko Wahyono, pegiat sejarah Pati, Senin (10/10/2016).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



