Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu anggota intelijen yang bertugas di Kodim 0718/Pati membeberkan hal itu. Menurutnya, para bandar dadu dari berbagai daerah enggan "mangkal" di Kecamatan Wedarijaksa. Alasannya sederhana, Kapolseknya garang.

"Para bandar dadu biasanya mangkal dari satu daerah ke daerah lainnya bila ada keramaian. Namun, mereka tidak berani ketika harus menggelar lapak dadu di Kecamatan Wedarijaksa, karena Kapolseknya ditakuti. Dia dikenal tegas," ucap anggota intilejen yang enggan disebut namanya.

Menanggapi hal itu, polwan berpangkat tiga balok emas tersebut berkomentar dengan santai. "Jadi pengen ngakak dengernya. Saya kan cuma menjalankan tugas sebaik-baiknya," ucap AKP Rochana, santai.
Terakhir, anggotanya berhasil menangkap pelaku judi togel jenis Hongkong asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa. Pelaku ditangkap tangan saat beroperasi di Desa Panggungroyom, Wedarijaksa pada Rabu (12/10/2016) malam sekitar pukul 18.30 WIB.Padahal, pelaku baru saja menjual judi togel jenis Hongkong selama tiga bulan. Belum sempat meraup keuntungan lebih banyak, pelaku dibekuk dan ditahan di Mapolsek Wedarijaksa. Penangkapan dilakukan atas adanya informasi dari warga, kemudian polisi menindaklanjuti dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku dengan barang bukti.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler