Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Karena itu, para seniman biasanya membuat "panggung" tersendiri sebagai ruang ekspresi. Lapak seni adalah salah satunya. Lapak tersebut menampung beragam karya seni para pegiat seni di Pati.

"Selama ini, ruang ekspresi bagi seniman bisa dikatakan masih sangat minim. Terutama seniman yang punya sanggar seni, kendala yang dihadapi masih kekurangan ruang untuk pementasan," kata tokoh kebudayaan Pati, AM Nugroho, Rabu (19/10/2016).

Belum lagi, kata dia, biaya sewa kostum sangat mahal sehingga susah ketika ingin melakukan pementasan. Dengan lapak seni, dia barharap bisa memberikan wadah bagi para seniman di Pati, termasuk upaya regenerasi pegiat seni.
"Kami juga berharap pemerintah peduli pada kesenian dan kebudayaan. Ruang ekspresi bagi seniman menjadi sangat penting untuk melestarikan tradisi dan kebudayaan Jawa. Seni bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan informasi yang edukatif kepada masyarakat luas," imbuhnya.Terakhir, lapak seni di Pati digelar Komunitas Cah Juwana Pluralitas dengan menggandeng para seniman dari berbagai bidang, seperti seni tari, puisi, musik, teater, lukisan hingga seni instalasi. Lapak seni saat ini menjadi cara bagi pada seniman di Pati untuk meluapkan ekspresi dan unjuk karya seni.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler