Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ratusan tikus yang berhasil dibunuh dimasukkan karung untuk dibakar. Geropyokan dilakukan dengan mengasapi lubang tikus. Setelah keluar, tikus-tikus yang dianggap mengancam tanaman padi tersebut dibunuh bersama-sama.

"Geropyokan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya serangan hama tikus pada masa pindah tanam, yaitu pencabutan bibit padi dari persemaian untuk ditanam di areal persawahan. Ternyata benar, setelah kami bersama-sama warga melakukan operasi, banyak tikus yang berhasil ditangkap," ujar Sri Wartini, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Tambakromo.

Menurutnya, pemberantasan hama tikus penting dilakukan untuk mengantisipasi perusakan bibit padi yang sudah ditanam di areal persawahan. Sebab, tikus biasanya merusak tanaman padi muda untuk mengasah atau menajamkan giginya.
Sebelum banyak tanaman padi dirusak hama tikus, warga melakukan langkah antisipatif dengan geropyok tikus. Kegiatan tersebut diharapkan bisa mengurangi populasi hama tikus yang mulai mengancam pada masa tanam padi."Kami bersama dengan kelompok tani Tambah Subur dan Gabungan Kelompok Tani Tambah Rukun, serta para petani sangat antusias melakukan geropyok tikus. Ke depan, geropyok tikus akan kami gencarkan bila populasinya masih belum berkurang," tandasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler