Hari Santri Nasional Diperingati Mahasiswa IPMAFA Pati dengan Cara Tebarkan Perdamaian
Lismanto
Jumat, 21 Oktober 2016 12:05:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dalam rilis yang diterima MuriaNewsCom, pelatihan dengan tema “Memberdayakan Remaja Untuk Perdamaian” itu dilangsungkan di Auditorium 2 Kampus IPMAFA Margoyoso, Pati, Kamis (20/10/2016).
Direktur Pusat Studi Peace Promotion Kamilia Hamidah menyampaikan pelatihan tersebut diikuti puluhan siswa tingkat Madrasah Aliyah (MA) sederajat se-Kecamatan Margoyoso. “Pelatihan yang kita adakan ini, sebagai salah satu bentuk upaya kita untuk menebarkan kedamaian kepada remaja,” ujarnya.
Menurutnya, ada beberapa peran penting remaja yang harus dikawal. Karena, akses informasi yang begitu masiv, dengan mudah dikonsumsi remaja. Sehingga, hal tersebut harus diantisipasi bersama, supaya remaja tidak salah memilih dan melangkah.
Ia katakan, kekerasan dan radikalisme tidak bisa ditekan hanya dengan peran aparat penegak hukum, melainkan juga gerakan-gerakan dari bawah seperti yang dilakukan Pusat Studi Peace Promotion.
Lebih lanjut ia sampaikan, Peace Promotion sebagai pusat studi yang aktif menyebarkan nilai perdamaian, selalu berinovasi dalam setiap kegiatan yang dijalankan. Hal ini, mengingat pentingnya menerapkan strategi kombinasi role model dan role playing, serta mempromosikan secara masif para figur pemuda yang perlu diteladani. Sehingga, nantinya diharapkan dapat mengkondisikan peran positif pemuda lainnya secara pro aktif.
Foto bersama panitia pelatihan pendidikan perdamaian dari Pusat Studi Peace Promotion Fakultas Dakwah Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati dengan peserta (Istimewa)[/caption]“Training ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas karakter pemuda dan partisipasi pemuda dalam upaya membangun budaya toleransi yang merupakan bagian integral untuk merealisasikan perdamaian,” ucapnya.Sementara itu, Suhaili, Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Margoyoso menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan pelatihan yang diadakan Pusat Studi Peace Promotion.“Kegiatan seperti ini patut didukung, karena upayanya membangun kesadaran para santri untuk menjadi muslim yang sholeh. Santri memang tidak asing dengan pelajaran-pelajaran akhlak dan moral, tapi dalam praktiknya sangat sulit sekali dilakukan,” pungkasnya.Editor : Kholistiono
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



