Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Jangan sampai para petani di Pati diacak-acak oleh tengkulak atau orang-orang yang sengaja mempermainkan petani sebagai ajang bisnis yang menguntungkan pribadi. Jangan sampai petani yang berjuang mewujudkan kedaulatan pangan dimanfaatkan oleh tengkulak," kata Andri, usai mengikuti percepatan tanam di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Kamis (27/10/2016).
Keberadaan tengkulak dianggap merugikan petani, karena mereka disebut pintar memainkan harga. Akibatnya, harga jual gabah dari petani dihargai murah, sehingga banyak petani yang merugi lantaran biaya produksinya tidak sesuai dengan harga jual.
Selain soal tengkulak, Dandim juga mengimbau kepada petani untuk segera melaporkan bila ada kemungkinan oplosan pupuk bersubsidi yang beredar di tengah-tengah petani. Pihaknya tidak segan untuk menangkap pelaku dan menindaknya dengan tegas bila ada pelaku pengoplos pupuk bersubsidi.
"Kalau ada masalah pertanian, jangan sungkan untuk melaporkan kepada kami. Terlebih, kalau ada pihak yang mengoplos pupuk bersubsidi dan diedarkan kepada para petani. Kami bersama dengan kepolisian tidak segan untuk menindak mereka," tegas Dandim.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



