Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Dari pemerintah pusat dan Mabes TNI AD, ada program untuk mengembangkan sistem UPPO. Sesuai dengan perintah komando atas, kami akan mengembangkan sistem UPPO ini dengan baik. Meski hasilnya masih belum maksimal, tetapi kami tetap terus mengembangkan supaya lebih baik," kata Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma.

Program tersebut meliputi satu kesatuan konsep pemanfaatan sapi lokal yang optimal. Di satu sisi, sapi lokal terus dikembangbiakkan untuk mendongkrak ekonomi, termasuk upaya ketahanan pangan. Di sisi lain, kotoran sapi yang dulu dibuang begitu saja, sekarang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan pertanian yang ramah lingkungan.

Andri menyebut, UPPO memiliki konsep mutakhir dalam pemanfaatan kotoran sapi. Konsep UPPO menyediakan fasilitas terpadu pengolahan bahan organik, mulai dari jerami, sisa tanaman, limbah ternak, dan sampah organi menjadi kompos atau pupuk organik.

Dari sistem UPPO, peternak sapi bisa mengoptimalkan pemanfaatan limbah kotoran hewan sebagai bahan baku pupuk organik. Tujuan akhir dari sistem UPPO, kata Andri, bisa membantu petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan.Melalui program UPPO, anggota TNI diharapkan punya peran untuk memperbaiki kesuburan lahan yang pada akhirnya bisa meningkatkan produktivitas pertanian. Dalam konsep UPPO sendiri, biasanya terdiri dari bangunan rumah kompos, bangunan bak fermentasi, kendaraan roda tiga, sapi dan bangunan kandangnya, pakan ternak, serta alat pengolah pupuk organik (APPO).Baca juga : Anggota TNI di Pati Juga Bisa Kembangkan Ternak Sapi LhoEditor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler