Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Diberitakan sebelumnya, Sumining (35) dan anaknya M Ilham (5) meninggal dunia setelah berenang di kolam arus milik JOP. Kuat diduga yang bersangkutan tenggelam. Namun banyak pula spekulasi yang menyebut keduanya tersengat listrik
Lalu bagaimana hasil penyelidikan kepolisian?
AKP Suwasana Kasat Reskrim Polres Jepara mengatakan, tidak ada indikasi malfungsi kelistrikan pada kolam arus tersebut. Hal itu ia ucapkan, saat dihubungi MuriaNewsCom, Sabtu (22/4/2017).
"Kuat diduga penyebab kematian adalah tenggelam. Sebab kita juga sudah meminta keterangan pihak terkait dan olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ada setrum pada kolam itu, kebocoran dari pompa juga tidak ada," ucap Suwasana.
Dirinya mengatakan, dari keterangan berbagai pihak termasuk pengawas kolam (lifeguard), tidak mengetahui kedatangan Sumining dan M Ilham ke kolam arus tersebut. Hal itu karena di sekitar tempat terdapat banyak pepohonan dan juga banyak bangunan penghias.
"Menurut keterangan dari penjaga, setelah area JOP dibuka masing-masing petugas bersiaga di tempat masing-masing. Pada pukul 08.30 rombongan masuk, dan pada pukul 08.45 ada korban yang terapung. Penjaga tidak tahu masuknya kedua orang itu dari mana, karena terhalang bangunan penghias berupa kerang. Di tempat itu juga banyak pepohonan. Sementara rombongan lain masih berada di kolam anak-anak," tuturnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



