Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kali ini kerja sama dilakukan dengan The La Tofi School of Corporate Social Responsibility (LSCSR). Proses penandatanganan dengan LSCSR dilakukan di Ruang VIP Gedung RektoratUMK, Rabu (24/5/2017).

Penandatangan dilakukan oleh Rektor UMK, Dr Suparnyo dan La Tofi dari LSCSR disaksikan antara lain Dr Subarkah Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Mohammad Dahlan Dekan Fakultas Teknik dan Arief Susanto dosen Fakultas Teknik.

Suparnyo dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Corporate Social Responsibility bagi sebuah perusahaan maupun institusi sangat penting. Pasalnya, itu merupakan salah satu manifestasi perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Islam dan Alquran juga banyak menjelaskan mengenai aktivitas (kegiatan) yang memuat filosofi dan unsur-unsur CSR. Begitu pun dengan ajaran-ajaran Jawa,’’ terangnya sebelum prosesi penandatanganan dilakukan.

La Tofi mengemukakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan UMK. Dia memandang, sebagaimana perusahaan, UMK memikul tanggung jawab yang sama terkait CSR, dengan cerita yang berbeda.‘’Soal Semen Indonesia, misalnya. Karena secara geografis UMK tidak terlalu jauh, maka bisa mengambil peranan untuk mengurai benang kusut terkait persoalan yang terjadi di sana,’’ paparnya.Dia menambahkan, UMK juga perlu melakukan penelitian-penelitian (riset) terkait realitas di wilayah Semen Indonesia. ‘’Nilai investasi triliunan rupiah itu, tidak mungkin berhenti begitu saja. Maka UMK harus melakukan riset yang bisa diterima semua pihak,’’ katanya.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler