Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Di luar dugaan, selain penumpang yang over kapasitas, sopir Bus Indonesia juga ugal-ugalan saat melaju di tempat kejadian perkara.

Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto menjelaskan, jika kejadian laka lantas yang terjadi di Simpang Tanjung karena sopir yang ugal-ugalan dengan memacu kendaraan cukup tinggi.

Akibatnya ketika berada di traffic light, bus tidak terkendali yang kemudian oleng dan menabrak 10 kendaraan lain yang berada di trafic light dari arah selatan atau dari jalur Kudus- Purwodadi yang sedang berhenti menunggu lampu menyala hijau.

”Kondisi bus juga over kapasitas penumpang karena mengangkut 90 orang namun sudah turun di simpang Ngembal Kudus sebanyak 20 orang. Pada saat kejadian masih mengangkut 70 penumpang,” ujarnya.
Akibatnya, lima orang harus kehilangan nyawa dan puluhan lainnya harus menjalani perawatan karena luka yang diderita. Atas kejadian itu, sang sopir langsung dites urin guna mengetahui kondisi sang sopir dalam pengaruh alkohol atau tidak.”Hasilnya masih belum keluar. Saat ini kami juga masih menunggu olah TKP. Begitu ada informasi, sesegera mungkin akan kami beritahu,” tegasnya.Ia menambahkan, sampai saat ini korban yang meninggal hanya lima orang, sedangkan yang luka-luka dan dirawat di RS Mardi Rahayu dan RS dr. Loekmono Hadi Kudus masih 15 orang.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler