Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tim dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, AKBP Kristanto Yoga Darmawan didampingi Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto, Jumat (1/9) siang. Dalam olah TKP, tim melakukan rekam jejak pra dan pasca kejadian dengan memakai metode TAA.

Baca Juga: Ini Kronologi Bus PO Indonesia Guling di Kudus

Dirlantas mengatakan hasil olah TKP dapat diumunkan dalam dua hari ke depan. Namun dari hasil sementara didapati bahwa bus tersebut kondisi rem dan sebagainya masih layak.

"Pengakuan sopir rem blong itu tidak benar karena setelah diuji coba oleh tim ternyata masih baik," ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya masih akan mempelajari semua bukti-bukti yang didapat termasuk keterangan sopir dan kernetnya, maupun hasil tes urine terhadap sopir.

"Satlantas Kudus tadi malam telah melakukan tes urine untuk mengetahui kondisi pengemudinya apakah dalam pengaruh alkohol, obat atau tidak," ungkap Dirlantas.

Baca Juga: Ini Daftar Sementara Korban Kecelakaan Bus Indonesia di KudusSementara itu, Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto menjelaskan jika kejadian laka lantas yang terjadi di Simpang Tanjung karena sopir yang diketahui bernama Ikhwan Mukminin Bin Margono (46) warga Desa Tireman RT 01/RW 02, Kecamatan/Kabupaten Rembang ugal-ugalan dengan memacu kendaraan cukup tinggi.Akibatnya, saat berada di traffic light, bus tidak terkendali yang kemudian oleng dan menabrak 10 kendaraan yang berada di trafic light dari arah selatan atau dari jalur Kudus- Purwodadi yang sedang berhenti menunggu lampu menyala hijau.Baca Juga: Selain Over Kapasitas, Sopir Bus Indonesia yang Terguling di Kudus Juga Ugal-ugalan"Kondisi bus over kapasitas penumpang karena mengangkut 90 orang namun sudah turun disimpang Ngembal Kudus sebanyak 20 orang, pada saat kejadian masih mengangkut 70 penumpang," ujarnya.Ditambahkan untuk korban yang meninggal bertambah 1 orang atas nama Kartini warga Undaan Kudus sehingga total menjadi 5 orang, sedangkan yang luka-luka dan dirawat di RS Mardi Rahayu dan RS dr. Loekmono Hadi Kudus masih 15 orang.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler