Komisi C Minta Trotoar di Kudus Ramah Difabel dan Lansia
Murianews
Senin, 18 September 2017 16:07:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Terlebih banyak trotoar yang sudah terbangun di kota ini yang tak ramah terhadap difabel dan lansia. Sekretaris Komisi C DPRD Kudus Ahmad Fatchul Azis mencontohkan trotar di wilayah perkotaan yang dibuat naik turun.
Konstruksi bangunan itu dinilai menyulitkan kaum difabel dan para lanjut usia. Padahal menurut dia, trotoar idealnya harus rata.
“Di jalan Pramuka misalnya, penyandang tuna netra panti Rehabsos kerap terpaksa turun ke jalan. Pasalnya mereka sering terjatuh saat berjalan di trotoar yang permukaannya dibuat naik turun,” katanya.
Sementara Wakil Ketua Komisi C DPRD Kudus Ali Mukhlisin menambahkan, proyek penataan drainase dan trotoar tak boleh hanya sekadar mempercantik kota saja. Namun, drainase harus berfungsi optimal untuk mengurangi genangan di jalan.
“Jangan sampai drainase dan trotoar hanya menjadi pajangan saja. Ke mana air di drainase itu mengalir harus dipikirkan betul-betul. Jangan sampai setelah proyek jadi, tapi air di dalam drainase tidak bisa mengalir lancar,” ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



