Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pantauan MuriaNewsCom, atap ruang yang ambruk berjumlah lima ruang, yakni dua kelas, laboratorium dan ruang organisasi.

Akhmad Miftahul Ulum guru bahasa Inggris SMK Fadlun Nafis mengatakan, kejadian itu berlangsung pada sekitar pukul 10.20 WIB. Saat itu, memang sedang ada kegiatan belajar mengajar di dua ruangan kelas.

"Saat itu tengah ada kegiatan belajar mengajar, angin kencang lantas berembus. Kemudian atap dari sisi utara mulai melengkung dan ambruk. Beruntung saat itu, siswa-siswi yang ada sebagian besar sudah keluar menyelamatkan diri," tutur dia, Senin siang.

[caption id="attachment_136332" align="aligncenter" width="715"] Sejumlah warga membantu membersihkan genting atap sekolah yang robogh diterpa angin lisus, Senin (22/1/2018). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)[/caption]

Dirinya menyebut, atap bangunan tersebut terbuat dari baja ringan. Sehingga sebelum ambruk dari sisi utara, timbul bunyi keras dan melengkung atapnya.Adapun jumlah siswa yang mengalami luka-luka berjumlah 10 orang, telah mendapatkan perawatan di Puskesmas setempat."Seluruh siswa yang luka, telah diperbolehkan pulang," ungkap dia.Saat ini, pihak sekolah dibantu warga Desa Bangsri RT 1 RW 1, Kecamatan Bangsri, melakukan gotong royong membersihkan sisa runtuhan atap baja dan genting.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler