Banjir Kudus Tak Kunjung Surut, Ketinggian Air di Mejobo Masih Setengah Meter
Murianews
Selasa, 6 Februari 2018 09:33:25
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah satunya adalah di depan Pasar Brayung. Di pasar tradisional ini ketinggian air mencapai 60 sentimeter atau selutut orang dewasa. Akibatnya, aktivitas di pasar tersebut mandek.
Sulatri, salah satu penjual daging di Pasar Brayung mengatakan, saat ini ketinggian air memang terbilang lebih rendah dari kemarin sore. Meski begitu, pihaknya tak bisa melakukan aktivitas dagang seperti biasanya.
”Kemarin memang lebih tinggi. Pas saya ke sana di bagian barat pasar sampai pinggang,” katanya.
Selain di depan Pasar Brayung, beberapa titik di Kecamatan Mejobo juga masih tinggi. Beberapa di antaranya berada di depan Balai Desa Mejobo, pertigaan Mejobo, depan SDN 3 Mejobo, dan depan SMP N 2 Mejobo.
Baca: Hujan Lebat Jebolkan Tanggul Sungai Piji, Kudus Terendam Banjir
Sementara itu, kondisi di Desa Hadiwarno, banjir sudah berkurang. Namun ada beberapa warga yang terpaksa harus dievakuasi untuk mengungsi, di mana evakusi dilakukan oleh BPBD dan satpol PP, TNI, Polri dan warga.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



