Gandeng Qaryah Thayyibah, Bupati Kudus Kembangkan Ekonomi Desa lewat Pertanian
Murianews
Senin, 12 Februari 2018 16:04:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Acara pelatihan peserta dan pendamping dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakerperinkop UKM Kudus selama tiga hari yang dimulai pada Senin (12/2/2018). Dengan diikuti 107 orang dengan fokus utama di Kecamatan Dawe dan Undaan.
Mereka berasal dari kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD) dan fasilitator pemberdayaan ekonomi desa. Dengan tujuan terwujudnya pemberdayaan ekonomi desa dengan konsep jamaah produksi sebagaimana diterapkan di Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah (SPPQT).
Bupati Kudus mengaku bahagia bisa merealisasikan program Presiden RI dalam mewujudkan nawacita. Salah satunya membangun kekuatan ekonomi dari desa. Apalagi saat ini Kudus merupakan yang pertama dan satu-satunya yang kerja sama dengan SPPQT.
"Saya hanya ingin desa bisa mandiri, semua masyarakat bisa tersenyum bahagia, dengan kesejahteraan yang semakin meningkat," kata Musthofa saat sambutan..
Ia berpesan pada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya. Karena manfaat yang didapat akan sangat besar bagi perekonomian. Terlebih potensi pertanian di Kudus sangat besar yang tentunya harus dioptimalkan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



