Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


”Proses untuk menuju ke panggung FASBuK ini sangatlah berbeda, jauh lebih menantang daripada pengalaman-pengalaman sebelumnya ketika bermusik,” kata Kania saat sesi diskusi.

Ia menjelaskan, untuk bisa tampil maksimal, pihaknya harus memulai dari nol. Baik itu membuat sajak ataupun mengaransmen ulang lagu yang sudah jadi. Selain itu, masing-masing personel juga harus mengesampingkan ego supaya musiknya enak didengar.

”Ketika menciptakan sebuah aransemen tentulah genre yang masih erat dalam pikiran kami berpengaruh dalam membuat nada harmonisasi. Namun dengan rasa yang telah disatukan atas dasar persahabatan, akhirnya terciptalah alunan musik yang mampu membuat seluruh pengunjung berdiam diri untuk menikmati,” tegasnya.
Sementara itu, Ulfa salah satu pengunjung FASBuK mengaku sangat bangga terhadap pertunjukan Cempaka Putih. Mahasiswi STAIN yang tergabung dalam salah satu anggota UKM Musik bahkan merasa kagum melihat kelima anggota Cempaka Putih begitu kompak dan berhasil melahirkan lagu begitu merdu.”Kagum sekali. Kelimanya adalah perempuan yang punya latar belakang berbeda dalam kesehariannya. Namun mereka masih bisa tetap berkarya. Jujur saya begitu kagum. Terlebih pada sang gitaris dan vocalis,” tambahnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler